WELCOME TO MY BLOG
by SEFTIAN EKO PRANATA
Showing posts with label KOMPUTER. Show all posts
Showing posts with label KOMPUTER. Show all posts

Thursday, 7 April 2011

Tipe Data Dalam Bahasa C/C++


Setiap bahasa pemrograman mengunakan Tipe Data Dasar (Basic Data Type) sendiri-sendiri yang antara satu bahasa dan bahasa lainnya ada yang sama, hamper sama atau sama sekali berbeda. Tipe Data Dasar yang digunakan oleh Bahasa C/C++, hanya ada empat, yaitu character,  integer,  floating point single precision, floating point double precision.

Character
Data yang  disimpan dengan menggunakan tipe data character, menggunkan area memory sebesar 1 byte (8bit), yang hanya bias diisi dengan 1 karakter. Karena hanya menggunakan 1byte, maka tipe data ini disebut tipe data character.

Integer
Data yang disimpan dengan menggunakan integer, yang penulisannnya dalam bahsa C dinyatakan dengan int, terb agi menjadi 2 macam atau kategori yaitu:
1.  Int
2.  Long int
Data tipe int menempati 2 byte (16bit)
Tipe data long int menempati area sepanjang 4 byte(32bit). Sama dengan tipe int, tipe ini juga ada dua macam yaitu:
a.     Signed long  int
b.     Unsigned long int

Floating point
Data floating dalam bahsa C dan C++, dibedakan menjadi 2 macam yaitu:
1.  Tipe data float : untuk data floating point single precision.
Menggunakan memory  : 4byte (32bit)
2.  Tipe data double dan long double :
a.     Double                           : untuk data floating  point  double precision.
Menggunakan memory        :8byte(64bit)
b.     Long double                 : untuk data long  floating point double precision.
Menggunakan memory        : 10byte(80bit).

Tuesday, 5 April 2011

Stack

Secara bahasa, stack artinya tumpukan.
Dikaitkan dengan struk tur data, stack dimaksudkan sekumpulan data yang organisasi strukturnya bersifat tumpukan. Salah satu buku literature, mendefinisikan stack sebagai berikut:

A stack is an ordered collection of items into which new items may be inserted and from which items may be deleted at one end, called the top of the stack (YEDIYAH L. Moshe J. A., and  Aaron M. Tenembaum; data structutures using c and c++)

Dalam pemrograman koleksi data yang berstruktur stack dapat ditempatkan dalam array satu dimensi atau dalam linear singly linked list.

SORTING

Pengertian sorting
Sort dalam hal ini diartikan mengurutkan data yang berada dalam suatu tempat penyimpanan, dengan urutan tertentu baik urut menaik (ascending) dari nilai terkecil sampai dengan nilai terbesar , atau urut menurun (descending) dari nilai terbesar sampai dengan nilai terkecil. Sorting adalah proses pengurutan. Dilihat dari tempat penyimpanan data, sort  dibedakan antara external sort dan internal sort. External sort bila datanya berada dalam media external, atau external storage, seperti harddisk. Internal sort bila datanya berada dalam internal storage atau memory  computer.

Beberapa  metode internal sort antara lain:
1.       Buble sort
2.       Selection sort
3.       Insertion sort
4.       Shell sort
5.       Merge sort
6.       Radix sort
7.       Quick sort
8.       Heap sort

Beda Algoritma dan Program


Program adalah kumpulan pernyataan komputer, sedangkan metode dan
tahapan sistematis dalam program adalah algoritma. Program ditulis dengan
menggunakan bahasa pemrograman. Jadi bisa disebut bahwa program
adalah suatu implementasi dari bahasa pemrograman.
Beberapa pakar memberi formula bahwa:
Program = Algoritma + Bahasa (Struktur Data)
Bagaimanapun juga struktur data dan algoritma berhubungan sangat erat
pada sebuah program. Algoritma yang baik tanpa pemilihan struktur data
yang tepat akan membuat program menjadi kurang baik, demikian juga
sebaliknya.
Pembuatan algoritma mempunyai banyak keuntungan di antaranya:
1. Pembuatan atau penulisan algoritma tidak tergantung pada bahasa
pemrograman manapun, artinya penulisan algoritma independen dari
bahasa pemrograman dan komputer yang melaksanakannya.
2. Notasi algoritma dapat diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa
pemrograman.
3. Apapun bahasa pemrogramannya, output yang akan dikeluarkan sama
karena algoritmanya sama.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat algoritma:
1. Teks algoritma berisi deskripsi langkah-langkah penyelesaian masalah.
Deskripsi tersebut dapat ditulis dalam notasi apapun asalkan mudah
dimengerti dan dipahami.
2. Tidak ada notasi yang baku dalam penulisan teks algoritma seperti
notasi bahasa pemrograman. Notasi yang digunakan dalam menulis
algoritma disebut notasi algoritmik.
3. Setiap orang dapat membuat aturan penulisan dan notasi algoritmik
sendiri. Hal ini dikarenakan teks algoritma tidak sama dengan teks
program. Namun, supaya notasi algoritmik mudah ditranslasikan ke
dalam notasi bahasa pemrograman tertentu, maka sebaiknya notasi
algoritmik tersebut berkorespondensi dengan notasi bahasa
pemrograman secara umum.
4. Notasi algoritmik bukan notasi bahasa pemrograman, karena itu
pseudocode dalam notasi algoritmik tidak dapat dijalankan oleh
komputer. Agar dapat dijalankan oleh komputer, pseudocode dalam
notasi algoritmik harus ditranslasikan atau diterjemahkan ke dalam
notasi bahasa pemrograman yang dipilih. Perlu diingat bahwa orang
yang menulis program sangat terikat dalam aturan tata bahasanya dan
spesifikasi mesin yang menjalannya.
5. Algoritma sebenarnya digunakan untuk membantu kita dalam
mengkonversikan suatu permasalahan ke dalam bahasa pemrograman.
6. Algoritma merupakan hasil pemikiran konseptual, supaya dapat
dilaksanakan oleh komputer, algoritma harus ditranslasikan ke dalam
notasi bahasa pemrograman. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan
pada translasi tersebut, yaitu:
a. Pendeklarasian variabel
Untuk mengetahui dibutuhkannya pendeklarasian variabel dalam
penggunaan bahasa pemrograman apabila tidak semua bahasa
pemrograman membutuhkannya.
b. Pemilihan tipe data
Apabila bahasa pemrograman yang akan digunakan membutuhkan
pendeklarasian variabel maka perlu hal ini dipertimbangkan pada
saat pemilihan tipe data.
c. Pemakaian instruksi-instruksi
Beberapa instruksi mempunyai kegunaan yang sama tetapi masingmasing
memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda.
d. Aturan sintaksis
Pada saat menuliskan program kita terikat dengan aturan sintaksis
dalam bahasa pemrograman yang akan digunakan.
e. Tampilan hasil
Pada saat membuat algoritma kita tidak memikirkan tampilan hasil
yang akan disajikan. Hal-hal teknis ini diperhatikan ketika
mengkonversikannya menjadi program.
f. Cara pengoperasian compiler atau interpreter.
Bahasa pemrograman yang digunakan termasuk dalam kelompok
Compiler  atau interpreter.

Saturday, 26 March 2011

FLOWCHART


Flowchart  adalah bentuk gambar atau diagram yang memiliki satu atau dua arah secara sekuensial. Kegunaannya adalah untuk mendesain program dan untuk mempresentasikan program. Mata flowchart dapat mempresentasikan komponen – kompoonen dalam bahasa program.
No.
Keterangan
Gambar
1.
Mulai atau selesai
2.
Alur data
3.
Input atau Output
4.
Proses
5.
Percabangan
6.
Pemberian nilai awal suatu variable
7.
Memanggil prosedur atau fungsi
8.
Konektor dihalaman yang sama
Flowchart: Connector:      A
9.
Konektor dihalaman yang berbeda
Flowchart: Merge:      B
Untuk membuat luas seitiga
Algoritmanya :
ü Masukkan alas (a)
ü Masukkan tinggi (t)
ü Proses (axt)
ü Tampilkan Luas
Flowchartnya :













Flowchart: Alternate Process: MULAI













 

SEKILAS TENTANG ALGORITMA



Algoritma seperti kata kebanyakan orang,
bukanlah sesuatu yang hanya berhubungan dengan dunia komputer saja. Algoritma juga berlaku dalam kehidupan sehari-hari. Kali ini saya mau membahas contoh yang  memberi gambaran mengenai algoritma :


Beberapa contoh sederhana mengenai algoritma yang dapat ditemui dalam kehidupan sehari hari misalnya:
1.      Memasak mie instant.
Prosesnya sbb: memanaskan air, membuka pembungkus mie instant (tentunya), memasukkan mie ke dalam air, taruh bumbu di piring, angkat mie jika sudah masak, campurkan dengan bumbu yang sudah ada di piring dengan mie, makan……..
2.      Menelepon
Prosesnya sbb: angkat telepon, tekan nomor teleponnya:
  • jika diangkat maka mulai berbicara setelah selesai tutup teleponnya
  • jika tidak diangkat, maka tutup teleponnya
Sekarang kita mulai membicarakan mengenai algoritma pemrograman. Pertama tama, akan saya kutip dulu ciri ciri dari algoritma seperti yang dipaparkan oleh Donald E. Knuth:
·        input : Algoritma dapat memiliki satu atau lebih inputan dari luar
·        output : Algoritma harus memiliki minimal satu output (keluaran)
·        definiteness (pasti)  :  Algoritma memiliki bahasa yang jelas dan tidak ambigu
·        finiteness (ada batas) : Algoritma harus memiliki titik berhenti
·        effectiveness (tepat dan efisien)   : Hanya menjalankan perntah yan efektif
Jenis proses algoritma
·        Sequence  Process   : Instruksi dikerjakan secara sekuensial (berubah)
·        Selection Process   : Instruksi dikerjakan jika memenuhi criteria tertentu
·        Heration Process    : Instruksi dikerjakan jika memenuhi kondisi tertentu
·        Concurent Process  : Beberapa instruksi dikerjakan bersama
 SEFTIAN EKO PRANATA

Friday, 25 March 2011

PSEUDO CODE

Pseudo code adalah Kode atau tanda yang menyerupai program atau merupakan penjelasan cara menyelesaikan suatu masalah. Pseudo code ini sering digunakan oleh manusia untuk menuliskan algoritma.